
Latar Belakang
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 6,3 yang mengguncang Afghanistan pada Senin (3/11) dini hari telah menimbulkan kerugian yang besar. Terjadi di dekat kota Mazar-i-Sharif, ibu kota Provinsi Balkh, gempa ini telah merenggut 20 nyawa dan menyebabkan lebih dari 500 orang terluka.
Fakta Penting
Menurut juru bicara Kementerian Kesehatan Afghanistan, Sharafat Zaman, di provinsi Samangan dan Balkh, 534 orang terluka dan lebih dari 20 korban jiwa telah dibawa ke rumah sakit. “Kami sedang melakukan upaya penyelamatan dan penanganan korban secara intensif,” ujarnya kepada wartawan, dilansir AFP, Senin (3/11/2025).
Koresponden AFP melaporkan bahwa penduduk di Mazar-i-Sharif terlihat berlarian ke jalan saat gempa terjadi. Banyak yang kehilangan tempat tinggal dan membutuhkan bantuan darurat.
Dampak Sosial
Gempa ini tidak hanya menimbulkan kerugian materiil, tetapi juga menghancurkan kehidupan ribuan warga setempat. Banyak yang terluka parah dan membutuhkan perawatan intensif. Pemerintah Afghanistan saat ini sedang berusaha keras untuk mengkoordinasikan upaya bantuan dan evakuasi korban.
Penutup
Update korban gempa M 6,3 di Afghanistan ini menegaskan bahwa bencana alam tetap menjadi ancaman yang serius bagi negara-negara di kawasan tersebut. Dukungan internasional diperlukan untuk membantu warga Afghanistan yang terdampak. Pertanyaan yang muncul adalah, apakah infrastruktur dan sistem tanggap darurat di negara ini mampu menghadapi bencana serupa di masa depan?






