
Pengenalan
Target produksi 2 juta motor listrik pada 2025 terancam tidak tercapai. Menambahnya, pemerintah Indonesia telah memastikan bahwa tidak akan ada insentif untuk motor listrik pada tahun ini. Kebijakan ini diumumkan oleh Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam diskusi dengan media di Bandung, menurut CNBC Indonesia.
Analisis Dampak
Keputusan pemerintah ini dapat mempengaruhi perkembangan industri motor listrik di Indonesia. Tanpa adanya insentif, produsen mungkin akan menghadapi tantangan dalam meningkatkan produksi dan memenuhi target yang telah ditetapkan. Namun, beberapa produsen sudah mulai fokus pada pengembangan teknologi yang lebih efisien untuk mengatasi masalah ini.
Langkah Depan
Pemerintah dan industri perlu bekerja sama untuk mencari alternatif yang dapat memacu pertumbuhan motor listrik. Ini mungkin termasuk stimulus non-insentif atau peningkatan infrastruktur pendukung seperti stasiun pengisian daya yang lebih luas.






