
Suzuki baru meluncurkan mobil listrik pertamanya, e Vitara, di Indonesia. Meski begitu, Suzuki sudah memikirkan soal limbah baterai jika mobil milik konsumennya harus diganti baterai.
Hariadi, Asst. to Aftersales Department Head of Service PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), mengatakan konsumen tak perlu soal limbah baterai mobil listrik e Vitara dalam beberapa tahun ke depan. Menurutnya, Suzuki sudah menyiapkan pengolahan limbah baterai tersebut.
“Kita semua tahu baterai ini kapasitasnya sangat besar. Kami dari Suzuki sudah memikirkan bagaimana penanganan limbahnya. Jadi kalau konsumen yang masa pakainya sudah habis misalnya di atas 10 tahun, kustomer menghubungi bengkel resmi kita. Baterai bekasnya kita yang akan tangani. Jadi konsumen tidak perlu lagi memikirkan bagaimana buangnya, cara memusnahkan limbahnya, itu semua sudah kita pikirkan,” kata Hariadi di IIMS 2026 di JIExpo, Kemayoran, Jakarta.




