Pemerintah Turki mengumumkan bahwa sistem pertahanan rudal Patriot dikerahkan di wilayahnya. Pengerahan rudal Patriot ini dilakukan sehari setelah aliansi NATO mencegat rudal balistik kedua yang ditembakkan dari Iran ke wilayah udara Turki.
“Langkah-langkah yang diperlukan sedang diambil untuk keamanan perbatasan dan wilayah udara kita, dan konsultasi sedang dilakukan dengan NATO dan sekut-sekutu kita,” kata Kementerian Pertahanan Turki dalam pernyataannya, seperti dilansir AFP , Selasa (10/3/2026).
“Selain langkah-langkah yang telah kita ambil di level nasional, NATO telah memperkuat langkah-langkah pertahanan udara dan rudalnya,” imbuh pernyataan tersebut.





