
Latar Belakang
Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang, Banten, menjadi saksi bisu terjadinya puncak arus mudik terbesar sepanjang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Dalam sehari, sebanyak 184.754 penumpang menggunakan transportasi udara dari dan ke bandara ini, mencatatkan angka tertinggi sepanjang musim mudik.
Fakta Penting
Jumlah penumpang yang melintas di Soetta terdiri dari 103.889 orang untuk keberangkatan dan 80.865 orang untuk kedatangan. Angka ini menunjukkan kenaikan signifikan dibanding hari-hari sebelumnya. Puncak arus mudik ini terjadi pada H-3 Lebaran, dengan total 1.232 penerbangan yang melayani rute dari dan ke Soetta.
“Pergerakan penumpang terus meningkat, mencapai 184 ribu orang melintas di bandara kami hari ini,” ujar Yudistiawan, Assistant Deputy Communication & Legal PT Angkasa Pura Indonesia, dalam keterangan pers yang dilansir Antara pada Rabu (18/3/2026).
Dampak
Puncak arus mudik ini menuntut peningkatan koordinasi dari pihak pengelola bandara untuk memastikan layanan transportasi tetap efisien dan aman. Kondisi ini juga menjadi refleksi dari mobilitas masyarakat Indonesia yang tinggi saat musim liburan, khususnya menjelang Hari Raya.
Penutup
Dengan mencapai angka 184.754 penumpang, puncak arus mudik di Bandara Soetta tidak hanya menjadi catatan penting bagi industri transportasi, tetapi juga menjadi perhatian publik atas pentingnya infrastruktur yang mumpuni untuk menunjang mobilitas massa. Musim mudik kali ini kembali menunjukkan daya tarik dan kinerja Bandara Soetta sebagai salah satu poros transportasi udara terpenting di Indonesia.






