
Latar Belakang
Ketua Komisi VII DPR RI, Saleh Partaonan Daulay, mengecam rencana pembangunan lift di tebing Pantai Kelingking, Nusa Penida, Bali, yang menghabiskan anggaran Rp 200 miliar. Proyek ini, kata Saleh, menjadi sorotan karena potensinya merusak alam dan lingkungan.
Fakta Penting
Saleh memperingatkan agar orientasi pembangunan yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tidak disalahpahami atau justru merusak alam. Ia menekankan pentingnya kajian lebih lanjut dari pihak terkait untuk menghindari dampak negatif. “Perbedaan pandangan dalam melihat rencana pembangunan lift Rp 200 M perlu didalami,” ujarnya.
Dampak
Proyek ini telah memicu pro dan kontra di publik. Saleh menyerukan diskusi terbuka untuk mencari solusi yang seimbang antara kebutuhan masyarakat dan pengembalian alam. “Masukan yang positif sebaiknya didengar oleh semua pihak,” tambahnya.
Penutup
Kontroversi proyek lift di Pantai Kelingking menunjukkan pentingnya keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian alam. Dengan kajian yang matang, diharapkan proyek ini dapat memberikan manfaat tanpa merugikan lingkungan.





