
Latar Belakang
Presiden Prabowo Subianto menggelar rapat terbatas (ratas) di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (6/11/2025), dengan hadirnya sejumlah menteri kunci. Dalam rapat tersebut, Prabowo dan kabinetnya membahas langkah-langkah strategis untuk percepatan hilirisasi, program cetak sawah, dan perkembangan kampung nelayan.
Fakta Penting
Menko Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa, serta menteri-menteri seperti Bahlil Lahadalia (ESDM), Amran Sulaiman (Pertanian), Rosan Roeslani (Investasi dan Hilirisasi), dan Sakti Wahyu Trenggono (KP) menjadi tokoh utama dalam rapat ini. Airlangga mengungkapkan bahwa rapat bertujuan untuk memastikan implementasi efektif dari program-program strategis tersebut, yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di sektor pertanian dan perikanan.
Dampak
Percepatan hilirisasi dan revitalisasi kampung nelayan menjadi pilar penting dalam upaya pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata. Program cetak sawah juga diharapkan dapat menambah produksi pertanian dan memastikan ketahanan pangan nasional.
Kehadiran Presiden Prabowo dalam rapat ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk memastikan setiap langkah strategis dapat terlaksana dengan baik. Dengan demikian, masyarakat, terutama petani dan nelayan, dapat merasakan dampak positif dari berbagai program yang telah dirancang dengan matang.





