
Tottenham Hotspur kembali jadi sorotan setelah eks manajernya, Ange Postecoglou, mengecam performa tim yang dianggap tidak sesuai dengan status klub besar. Postecoglou menilai Spurs hanya berpura-pura sebagai klub elit, padahal现实 menunjukkan otherwise.
Performa Menyusut
Tottenham baru saja melepas manajer keempat dalam lima tahun terakhir, Thomas Frank, setelah hasil mengecewakan di Premier League. Dalam delapan pertandingan terakhir, Spurs tak mampu meraih kemenangan, menempatkan mereka di posisi ke-16 klasemen, hanya lima poin dari zona degradasi.
Analisis Performa
Menurut Postecoglou, masalah Tottenham bukan hanya soal hasil, tetapi juga mentalitas tim yang tak stabil. Klub London utara ini kerap menunjukkan ambisi tinggi, tetapi kualitas permainan yang tidak konsisten membuat mereka sulit bersaing di level tertinggi.
Perspektif Masa Depan
Pencetakan Frank menandakan ketidakpuasan Spurs terhadap strategi manajerial saat ini. Namun, tanpa perubahan fundamental dalam struktur klub dan mentalitas pemain, Tottenham mungkin akan terus berjuang keras untuk kembali ke jalur sukses.






