
Identifikasi Tragis di Kwitang
Polisi mengumumkan hasil identifikasi dua kerangka manusia yang ditemukan dalam gedung terbakar di Kwitang pada akhir Agustus lalu. Kedua jasad tersebut diketahui berasal dari M Farhan Hamid dan Reno Syahputeradewo. Penyelidikan lebih lanjut mengungkap fakta mengejutkan bahwa Farhan sempat menggadaikan handphonenya sebelum terjadi kerusuhan.
Runutan Penelusuran
Wadir Reskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Putu Kholis Aryana, menjelaskan bahwa timnya berhasil mengidentifikasi jasad Farhan dan Reno melalui proses penelusuran yang intensif. Konferensi pers di RS Polri, Jakarta Timur, pada Jumat, 7 November 2025, menjadi momentum pengungkapan temuan ini.
4 Orang Hilang dalam Kerusuhan
Awalnya, Polda Metro Jaya membentuk tim pencarian setelah empat orang hilang dalam kerusuhan di Kwitang Jakarta Pusat. Dari empat korban yang ditemukan, yaitu Eko, Bima, Farhan, dan Reno, hanya Farhan dan Reno yang berhasil diidentifikasi.
Dampak dan Pertanyaan
Tragedi ini menimbulkan dampak sosial yang dalam, terutama bagi keluarga korban. Pertanyaan tentang siapa pelaku dan motif kerusuhan masih menjadi misteri yang perlu diungkap. Polisi terus bekerja keras untuk memastikan keadilan bagi korban dan keluarganya.






