
Ledakan Maut di Tambang Ilegal India: 18 Penambang Tewas
Tragedi memanggil perhatian dunia setelah ledakan dahsyat menghancurkan tambang batu bara ilegal di Meghalaya, India timur laut. Setidaknya 18 jiwa tergabai dalam bencana ini, sementara delapan orang lainnya mengalami cedera serius.
Latar Belakang
Ledakan tersebut terjadi di tambang ilegal yang beroperasi di distrik East Jaintia Hills, Meghalaya. Menurut keterangan polisi setempat, operasi penyelamatan yang dilakukan menyebabkan penemuan 18 jenazah. Delapan korban luka-luka juga ditemukan dan dirujuk ke rumah sakit terdekat.
Fakta Penting
Pejabat tinggi di distrik, Manish Kumar, mengatakan bahwa tim penyelamat telah bekerja keras untuk mencari tanda-tanda penambang yang mungkin terjebak di bawah puing-puing. Namun, operasi penyelamatan harus dihentikan karena kondisi gelap saat matahari terbenam.
Dampak
Tragedi ini mengejutkan masyarakat setempat dan menjadi perhatian utama pemerintah India. Ledakan di tambang ilegal ini menyoroti masalah pengawasan dan ketentuan keselamatan kerja yang tidak ketat. Sejumlah LSM sudah menuntut penyelidikan menyeluruh dan perbaikan regulasi tambang untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Penutup
Ledakan di tambang batu bara ilegal India bukan hanya tragedi bagi korban dan keluarganya, tetapi juga menjadi alarm penting bagi pemerintah untuk meningkatkan pengawasan dan menegakkan hukum yang lebih kuat. Pertanyaan yang muncul adalah, berapa korban lagi yang harus tumbang sebelum perubahan nyata terjadi?






