
Angka kelahiran di Jepang kembali mencetak rekor terendah. Data awal yang dirilis Kementerian Kesehatan Jepang pada Kamis (26/2/2026) menunjukkan jumlah bayi yang lahir sepanjang 2025 hanya 705.809, turun 15.179 atau 2,1 persen dibanding tahun sebelumnya.
Angka ini terendah sejak pencatatan dimulai pada 1899, menandai penurunan selama 10 tahun berturut-turut.
Meski pemerintah sudah mengupayakan berbagai cara untuk mendongkrak angka kelahiran, tren penyusutan masih terus berlanjut. Bahkan, jumlah kelahiran yang mendekati 700 ribu ini terjadi lebih dari 15 tahun lebih cepat dari proyeksi 2023 yang dibuat National Institute of Population and Social Security Research.






