
Latar Belakang
KPK telah memanggil Kepala Biro Organisasi dan Sumber Daya Manusia Aparatur (OSDMA) Kementerian Ketenagakerjaan, Narsih (NAR), sebagai saksi dalam kasus pengurusan sertifikasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Ini terkait dengan dugaan pemerasan dalam proses serifikasi K3 di Kemnaker.
Fakta Penting
Dalam pernyataan resmi, Jubir KPK Budi Prasetyo mengkonfirmasi bahwa pemeriksaan saksi dijadwalkan terkait dugaan pemerasan. “KPK memanggil Narsih sebagai bagian dari investigasi yang sedang berlangsung,” ungkap Budi. NAR dipercaya memiliki informasi penting yang relevan dengan kasus ini.
Dampak
Kasus ini menimbulkan kekhawatiran tentang transparansi dan kinerja instansi pemerintah. Dugaan pemerasan menunjukkan kebutuhan akan reformasi internal dan pengawasan yang lebih ketat untuk mencegah praktik korupsi. Masyarakat diharapkan tetap waspada dan memberikan masukan yang berharga untuk percepatan penanganan kasus ini.
Judul: Investigasi KPK Terhadap Pejabat Kemnaker, Kasus Eks Wamenaker Noel Meningkat
Isi:
Latar Belakang
KPK memanggil Narsih (NAR), Kepala Biro OSDMA Kemnaker, sebagai saksi dalam kasus pengurusan sertifikasi K3. Ini terkait dengan dugaan pemerasan yang melibatkan mantan Wamenaker, Noel.
Fakta Penting
Jubir KPK, Budi Prasetyo, mengatakan bahwa pemeriksaan saksi telah dijadwalkan. “KPK akan menguraikan semua fakta terkait dugaan pemerasan dalam serifikasi K3,” jelas Budi. NAR dianggap memiliki peran penting dalam investigasi ini.
Dampak
Kasus ini menjadi perhatian publik karena menyangkut struktur internal Kemnaker. Peran KPK dalam mengungkap korupsi diharapkan mendorong perubahan positif dan mencegah praktik ilegal serupa di masa depan. Masyarakat diharapkan mendukung upaya pemberantasan korupsi melalui laporan dan partisipasi aktif.






