
Latar Belakang
Ketua Komisi X DPR, Hetifah Sjaifudian, mengomentari viralnya pernyataan alumni LPDP inisial DS yang mengatakan, “cukup saya WNI, anak jangan.” Hetifah menilai kecaman publik terhadap pernyataan tersebut merupakan alarm sosial, bukan serangan personal.
Fakta Penting
Hetifah menjelaskan bahwa LPDP merupakan beasiswa yang bersumber dari dana publik. Oleh karena itu, penerima beasiswa diharapkan sadar akan ekspetasi masyarakat untuk berkontribusi kembali di Indonesia. Pernyataan DS, menurut Hetifah, menimbulkan sensitivitas publik karena terkesan menjauh dari semangat keindonesiaan yang diharapkan.
Dampak dan Implikasi
Hetifah menekankan bahwa pernyataan viral ini harus dipahami sebagai tanda perhatian bagi masyarakat dan alumni LPDP. Ini bukan hanya masalah individual, tetapi juga refleksi atas harapan besar masyarakat terhadap para penerima beasiswa negara.
Penutup
Dengan mengoptimalkan potensi alumni LPDP, Indonesia dapat memastikan bahwa dana publik yang diinvestasikan memberikan dampak positif yang lebih luas. Pernyataan ini menjadi momentum untuk merefleksikan pentingnya solidaritas dan semangat keindonesiaan di tengah tantangan global.




