
Lebih dari seribu siswa mengalami keracunan makan bergizi gratis (MBG) pada Januari 2026, meski pemerintah telah memperketat pengawasan dan operasional dapur MBG.
Manfaat Utama:
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kini diwajibkan memiliki Sertifikat Laik Higiene dan Sanitasi (SLHS) sebelum mendistribusikan MBG. Ini menjamin makanan yang aman dikonsumsi.
Cara Penerapan:
Mayoritas kasus keracunan disebabkan oleh masalah sanitasi dapur, cara pengolahan, dan distribusi makanan yang tidak tepat. Oleh karena itu, penting untuk memastikan dapur MBG memenuhi standar higiene dan sanitasi.
Fakta Ilmiah:
Kepala BPOM RI taruna ikrar menambahkan bahwa mayoritas kejadian keracunan bukan karena bahan makanan tak segar, tetapi karena masalah sanitasi dan pengolahan yang tidak memadai.
Penutup:
Dengan meningkatkan standar higiene dan sanitasi, kita bisa mencegah kasus keracunan MBG dan memastikan gizi yang aman untuk para siswa. Jika ada gejala keracunan, segera konsultasikan dengan tenaga kesehatan profesional.






