
Latar Belakang
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan publik tentang ancaman dampak bencana akibat musim hujan yang melanda 43,8 persen wilayah Indonesia. Dalam apel kesiapan tanggap darurat di Mako Brimob Polri, Depok, Rabu (5/11/2025), Sigit menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektoral untuk mencegah dampak bencana yang lebih parah.
Fakta Penting
Data BMKG menunjukkan bahwa musim hujan saat ini telah mempengaruhi 43,8 persen wilayah Indonesia. Puncak musim hujan diperkirakan terjadi secara bertahap dari November 2025 hingga Januari 2026. Kapolri menegaskan bahwa kerjasama yang solid antar instansi pemerintah, LSM, dan masyarakat sipil menjadi kunci untuk mengurangi risiko bencana.
Dampak
Kebijakan mitigasi yang efektif dapat mencegah korban jiwa dan kerusakan properti akibat banjir, longsor, dan bencana alam lainnya. Sigit juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mematuhi instruksi dari tim tanggap darurat.
Penutup
Pernyataan Kapolri menunjukkan pentingnya sinergi dalam menghadapi bencana alam. Dengan kolaborasi yang terkoordinasi, Indonesia dapat lebih siap menghadapi musim hujan yang akan datang.






