
Paragraf Pembuka:
Israel kembali melanggar gencatan senjata dengan menyerang Gaza, menewaskan setidaknya 12 orang dalam beberapa hari terakhir. Meski gencatan senjata dimediasi AS sudah memasuki fase kedua, kekerasan di wilayah Palestina terus berlanjut, mencuatkan kekhawatiran atas ketidakstabilan di daerah tersebut.
Latar Belakang:
Gencatan senjata yang dimediasi AS seharusnya menjadi titik awal untuk perdamaian, namun Israel tetap melancarkan serangan ke Gaza. Menurut laporan AFP, serangan terbaru pada Minggu (15/2) menyebabkan 10 korban tewas dalam 24 jam, dengan jumlah korban meningkat menjadi 12 orang beberapa waktu kemudian.
Fakta Penting:
– Serangan Israel terjadi meski gencatan senjata sudah berlangsung sejak bulan lalu.
– Setidaknya 12 orang tewas, dengan mayoritas korban terjadi dalam waktu singkat.
– Kekerasan di Gaza menunjukkan ketidakmampuan pihak Israel untuk mematuhi perjanjian damai.
Dampak:
Kebuntuan ini memicu protes internasional dan menambah derita warga Gaza yang sudah lama terjebak dalam konflik. Serangan ini juga menambah ketidakpastian atas prospek perdamaian di kawasan yang sudah lama tercemar konflik.
Penutup:
Langkah Israel yang melanggar gencatan senjata menunjukkan ketidakseriusan dalam upaya damai. Dengan korban yang terus bertambah, pertanyaan besar muncul: berapa lama lagi gencatan senjata dapat dipertahankan, dan apakah solusi perdamaian nyata akan pernah terwujud di Gaza?






