
Dokumen kasus terkait mendiang terpidana kejahatan seksual Jeffrey Epstein yang baru dirilis menggemparkan publik. Dokumen ini berisi banyak hal mengejutkan terkait kasus si predator seksual.
Dokumen ini dirilis oleh Departemen Kehakiman Amerika Serikat (AS) pada Jumat (30/1/2026). Kasus Epstein menggemparkan AS karena menyeret nama-nama tokoh terkemuka di dalamnya, termasuk Presiden Donald Trump.
Dirilisnya dokumen kasus Epstein ini ke publik, memenuhi ketentuan undang-undang yang diloloskan oleh parlemen AS pada November tahun lalu, yang mewajibkan diungkapnya semua dokumen terkait kasus tersebut.






