
Seorang siswa di Thailand harus dirawat di rumah sakit setelah diduga menerima hukuman dari gurunya karena tidak mengerjakan PR. Siswa tersebut diperintahkan melakukan squat sebanyak 800 kali, yang akhirnya menyebabkannya merasakan nyeri hebat dan harus dibawa ke rumah sakit.
Efek Hukuman Fisik pada Anak
Hukuman fisik, seperti diperintahkan melakukan squat dalam jumlah besar, dapat menyebabkan cedera atau masalah kesehatan serius pada anak. Squat, meskipun biasanya latihan yang baik untuk kesehatan, jika dilakukan secara berlebihan atau tanpa teknik yang benar, dapat menyebabkan nyeri otot, cidera ligamen, atau bahkan masalah jantung jika dilakukan secara berlebihan.
Apa yang Harus Dilakukan sebagai Orang Tua atau Guru?
Sebagai orang tua atau guru, penting untuk memahami bahwa hukuman fisik tidak selalu merupakan solusi terbaik untuk mengatasi masalah perilaku atau akademis anak. Alih-alih, dianjurkan untuk menggunakan pendekatan yang lebih positif, seperti diskusi, pengarahan, atau hukuman yang tidak melibatkan fisik. Jika anak mengalami gejala nyeri atau ketidaknyamanan fisik setelah hukuman, segera bawa ke dokter untuk pemeriksaan.
Fakta Ilmiah tentang Latihan Berlebihan pada Anak
Latihan berlebihan pada anak tanpa supervisor yang tepat dapat menyebabkan masalah jangka panjang. Studi menunjukkan bahwa overtraining pada anak-anak dapat menyebabkan gangguan pertumbuhan, cedera, dan masalah mental.
Penutup
Kisah ini menjadi pengingat penting tentang pentingnya pendekatan yang sehat dalam mengajar dan membesarkan anak. Jika anak mengalami masalah atau cedera akibat hukuman fisik, segera konsultasikan dengan profesional kesehatan untuk mendapatkan perawatan yang tepat.
Kategori: Kesehatan






