Latar Belakang
Lumajang – Bencana alam melanda Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, setelah lahur hujan dari Gunung Semeru meluap dan menyebabkan tanggul Sungai Regoyo jebol di Desa Gondoruso, Kecamatan Pasirian. Peristiwa ini tidak hanya merusak infrastruktur tetapi juga menimbulkan dampak sosial yang signifikan bagi masyarakat setempat.
Fakta Penting
Menurut laporan dari Dinas Sumber Daya Air dan Irigasi (SDA) Kabupaten Lumajang, lahar hujan yang meluap dengan deras menghancurkan tanggul Sungai Regoyo, yang menjadi bagian penting dalam sistem drainase daerah tersebut. Sebanyak ratusan warga di Desa Gondoruso dan sekitarnya terpaksa mengungsi karena akses jalan terputus dan air mengalir ke area pemukiman.
Seorang warga, yang tidak ingin disebutkan namanya, mengatakan, “Saya tidak pernah melihat situasi seperti ini sebelumnya. Airnya datang begitu cepat dan tidak ada peringatan yang mencukupi.” Kondisi ini membuat masyarakat terisolasi dan membutuhkan bantuan darurat, termasuk makanan, air bersih, dan perlengkapan medis.
Dampak
Bencana ini telah mengganggu aktivitas sehari-hari masyarakat Lumajang, terutama di daerah yang terkena dampak langsung. Sekolah dan tempat kerja harus ditutup sementara, sementara pasokan listrik dan komunikasi terganggu. Pemerintah daerah telah mengevakuasi korban dan memulai upaya rehabilitasi tanggul untuk mencegah bencana lebih lanjut.
Penutup
Kecelakaan alam ini menjadi reminder akan pentingnya mitigasi bencana dan infrastruktur yang lebih kuat di masa depan. Pemerintah dan masyarakat harus bekerja sama untuk memastikan bahwa bencana serupa tidak terjadi lagi dan bahwa warga terlindungi dari ancaman alam yang tidak terduga.






