
Latar Belakang
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah memulai latihan militer di Selat Hormuz, jelang perundingan dengan Amerika Serikat (AS). Latihan ini dilaporkan media pemerintah Iran sebagai persiapan menghadapi “potensi ancaman keamanan dan militer” di wilayah strategis tersebut.
Fakta Penting
Dilansir AFP pada Senin (16/2/2026), latihan militer dengan durasi tak tertentu ini dilaksanakan usai AS mengirim kekuatan laut besar ke daerah tersebut. Selat Hormuz, jalur minyak dunia yang mengalirkan sekitar 20% produksi global, menjadi sorotan karena ancaman blokir dari politisi keras Iran.
Dampak
Latihan ini tidak hanya memperkuat ketegangan regional tetapi juga menambah ketidakpastian global terkait stabilisasi pasokan energi. AS Kerahkan Kapal Induk, sementara Garda Iran menunjukkan sikap siaga, menciptakan dinamika diplomatik yang semakin komplex.
Penutup:
Dengan latihan militer ini, Iran menegaskan sikapnya sebelum perundingan dengan AS, sementara Selat Hormuz tetap menjadi titik rawan yang dapat mengganggu perdagangan internasional. AS Kerahkan Kapal Induk, menunjukkan sikap siaga di tengah ketegangan yang semakin meningkat.





