
Lead
BMKG mengumumkan fenomena langka, hari tanpa bayangan, yang akan terjadi di sejumlah wilayah Indonesia pada akhir Februari 2026. Fenomena ini, yang dikenal sebagai kulminasi utama, terjadi saat matahari berada tepat di atas kepala pengamat, membuat bayangan benda tegak ‘menghilang’.
Latar Belakang
Dikutip dari situs resmi BMKG, Minggu (15/2/2026), fenomena ini akan terjadi secara bergantian di berbagai daerah di Indonesia. Hari tanpa bayangan terjadi saat matahari mencapai titik zenit, sehingga bayangan benda tegak terlihat ‘menghilang’ karena bertumpuk dengan benda tersebut.
Fakta Penting
BMKG menjelaskan bahwa fenomena ini hanya terjadi di kawasan tropik, termasuk Indonesia, karena matahari tepat di atas kepala pengamat. Lokasi dan waktu terjadinya hari tanpa bayangan akan bervariasi tergantung dari posisi geografis wilayah tersebut.
Dampak
Fenomena ini menjadi momen edukatif untuk masyarakat Indonesia, khususnya bagi mereka yang tertarik dengan astronomi dan ilmu geofisika. BMKG juga mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan momen ini sebagai peluang belajar tentang alam semesta.
Penutup
Dengan adanya hari tanpa bayangan, Indonesia kembali menjadi saksi fenomena alam yang menakjubkan. Bagaimana reaksi masyarakat terhadap fenomena ini? Mari simak informasi lengkapnya di artikel ini.






