
Paragraf Pembuka
Inter Milan akan menjamu Juventus di Giuseppe Meazza pada Minggu (15/2/2026) dinihari WIB, dalam pertandingan yang dianggap sebagai Derby d’Italia. Bek Inter, Alessandro Bastoni, menekankan bahwa timnya tidak boleh terobsesi dengan kemenangan atas rival sengitnya ini.
Analisis Mendalam
Kedua tim saat ini terpaut 12 poin di papan klasemen Liga Italia, dengan Inter Milan berada di puncak dengan 58 poin, sedangkan Juventus di urutan empat. Namun, meskipun ada perbedaan poin yang cukup signifikan, pertandingan ini tetap menjadi sorotan karena derbi antara dua raksasa Italia.
Juventus, yang dikenal dengan taktik defensif dan konsistensi mereka, diprediksi akan memberikan perlawanan yang ketat. Sementara Inter Milan, yang saat ini dalam performa apik, harus memastikan tidak terjebak dalam obsesi kemenangan yang berlebihan. Menurut Bastoni, fokus pada kualitas permainan dan strategi yang solid adalah kunci untuk memastikan hasil positif.
Statistik Kunci
– Inter Milan: 58 poin dari 25 pertandingan, dengan 17 kemenangan, 7 seri, dan 1 kekalahan.
– Juventus: 46 poin dari 25 pertandingan, dengan 14 kemenangan, 4 seri, dan 7 kekalahan.
– Head-to-head: Inter Milan memiliki rekor yang lebih baik dalam pertemuan terakhir, dengan 3 kemenangan dan 2 seri dalam lima pertemuan terakhir.
Pandangan Pelatih
Pelatih Inter Milan, Simone Inzaghi, menegaskan bahwa timnya akan tetap fokus pada permainan kolektif dan tidak akan terpengaruh oleh tekanan derby. “Kami harus memainkan permainan kami sendiri dan tidak terobsesi dengan hasil,” ujarnya.
Penutup
Dengan persiapan yang matang dan fokus pada kualitas permainan, Inter Milan memiliki peluang yang baik untuk meraih kemenangan di laga ini. Namun, Juventus juga tidak bisa dipandang sebelah mata, sehingga pertandingan ini pasti akan menjadi laga yang sengit dan menarik untuk disaksikan. Inter Tak Perlu Terobsesi Kalahkan Juventus, tetapi kualitas permainan yang terbaiklah yang akan menentukan hasil akhir.






