
Latar Belakang
Sebuah gudang pabrik pestisida di kawasan Setu, Tangerang Selatan (Tangsel) terbakar, menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan sekitar. Kebakaran ini tidak hanya merusak infrastruktur gudang, tetapi juga mencemari sungai di Tangerang Raya. Gudang tersebut kini digaris polisi setempat untuk penyelidikan lebih lanjut.
Fakta Penting
Pantauan dilapangan pada Jumat (13/2/2026) menunjukkan bahwa asap dari kebakaran gudang tersebut masih mengepul, meski tidak terlalu tebal. Bau menyengat dari bahan berbahaya dan beracun (B3) yang terbakar juga masih tercium kuat di sekitar lokasi. Dinding gudang terlihat menghitam karena terpapar api, sementara pasir di sekitar lokasi kebakaran berserakan. Tampak juga kehadiran ekskavator yang mungkin terlibat dalam upaya pemadaman atau penyelidikan.
Dampak
Kebakaran ini menimbulkan kekhawatiran terhadap dampak jangka panjang terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat sekitar. Polisi siaga di lokasi untuk memastikan keamanan dan mencegah akses tidak sah ke area yang tercemar. Masyarakat diimbau untuk menghindari area tersebut dan memantau informasi resmi dari pihak berwenang.
Penutup
Gudang pestisida yang terbakar di Tangsel menjadi peringatan penting tentang pentingnya pengelolaan bahan berbahaya dan beracun (B3) secara aman. Dampak kebakaran ini tidak hanya lokal, tetapi juga dapat berpengaruh pada ekosistem yang lebih luas. Bagaimana pemerintah dan pihak berwenang akan menangani masalah ini dan mencegah kejadian serupa di masa depan? Jawaban atas pertanyaan ini akan menjadi kunci dalam memastikan keamanan lingkungan dan kesehatan masyarakat.






