
Era digital telah menjadi bagian tak terpisahkan dari berbagai aspek kehidupan. Tak terkecuali dalam pemantauan situasi wilayah dan tugas pertahanan.
Pos-pos pertahanan kini makin mengandalkan konektivitas digital dan teknologi modern untuk meningkatkan efektivitas dan responsif dalam menjaga stabilitas wilayah serta memperkuat rasa aman masyarakat.
Sejumlah upaya digitalisasi mulai terlihat dalam kebijakan dan pengembangan teknologi di lingkungan pertahanan dan keamanan. Misalnya, pembangunan infrastruktur konektivitas digital di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) oleh pemerintah menjadi tulang punggung bagi peningkatan kapasitas sistem informasi dan komunikasi, termasuk untuk keperluan pertahanan dan keamanan.






