
Minuman manis yang dikonsumsi berlebihan biasanya dikaitkan dengan peningkatan risiko diabetes. Dalam berbagai kampanye kesehatan, gula sering dikaitkan dengan lonjakan gula darah, resistensi insulin, dan kenaikan berat badan.
Pembahasan soal minuman manis seringkali berhenti di gula darah dan obesitas. Padahal, dampaknya jauh lebih luas. Tulang adalah salah satu organ yang paling jarang dikaitkan dengan konsumsi gula, meskipun secara biologis sangat terpengaruh oleh apa yang kita minum setiap hari. Berbagai penelitian terbaru mulai menunjukkan bahwa kebiasaan minum manis berlebihan ternyata bisa menyebabkan pengeroposan tulang.
Proses penyerapan kalsium agar optimal dari makanan sangat bergantung pada vitamin D dalam bentuk aktif. Vitamin D berperan sebagai kunci yang meningkatkan aktivitas protein pengikat kalsium di usus, sehingga kalsium masuk ke dalam sirkulasi darah dan digunakan untuk pembentukan tulang.






