
Wakil Menteri LH Diaz Hendropriyono Peringatkan Masyarakat Soal Kualitas Air Sungai Jaletreng
Wakil Menteri Lingkungan Hidup (Wamen LH) Diaz Hendropriyono mengimbau warga Tangerang Selatan (Tangsel) untuk tidak menggunakan air Sungai Jaletreng setelah tercemar akibat kebakaran pabrik pestisida. Diaz mengingatkan masyarakat untuk sebisa mungkin menghindari penggunaan air tersebut sambil menunggu hasil pengecekan lebih lanjut.
Latar Belakang
Kebakaran yang terjadi di pabrik pestisida di Tangsel menjadi penyebab utama pencemaran Sungai Jaletreng. Dampaknya, air sungai tersebut tidak lagi aman untuk digunakan keperluan sehari-hari, termasuk minum, memasak, dan mencuci. Pemerintah tengah mengevaluasi situasi dan memastikan langkah-langkah mitigasi dilakukan secara cepat.
Fakta Penting
– Kebakaran pabrik pestisida terjadi pada Rabu (11/2/2026), memicu pencemaran air Sungai Jaletreng.
– Diaz Hendropriyono menekankan pentingnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan dan kualitas air.
– Pemerintah akan memberikan informasi lebih lanjut setelah hasil pengecekan kualitas air diterbitkan.
Dampak
Pencemaran air ini tidak hanya mengancam kesehatan masyarakat, tetapi juga mengancam ekosistem Sungai Jaletreng yang menjadi sumber kehidupan bagi ribuan penduduk sekitar. Langkah preventif yang cepat dari pemerintah dan kerjasama masyarakat menjadi kunci dalam mengatasi masalah ini.
Penutup
Diaz Hendropriyono mengingatkan bahwa masalah lingkungan tidak bisa ditangani secara sepihak. Dengan kesadaran bersama, masyarakat dan pemerintah dapat bekerja sama untuk memastikan kelestarian lingkungan dan kualitas hidup yang lebih baik.






