
Kekurangan kolagen dalam tubuh seringkali terlihat dari gejala nyata seperti kulit kering, kerutan dini, dan nyeri sendi. Pasalnya, kolagen menyusun hingga 30% protein tubuh dan 70% protein kulit, menjaga elastisitas serta kekuatan jaringan ikat, tulang rawan, dan tendon. Kolagen juga berperan penting dalam membantu kulit kenyal.
Sayangnya, seiring bertambahnya usia, sintesis kolagen alami dalam tubuh akan menurun 1%-1,5% setiap tahunnya. Pada wanita, penurunan produksi kolagen yang signifikan terjadi setelah menopause. Adapun penurunan kolagen ini disebabkan berbagai faktor mulai dari penuaan, pola makan buruk, hingga paparan UV.
Saat produksi kolagen menurun, akan muncul berbagai masalah seperti rambut rapuh, kuku gampang patah, penyembuhan luka lambat, hingga sendi kaku yang rentan cedera dan peradangan kronis. Tak hanya itu, penurunan produksi kolagen juga berdampak terhadap masalah pencernaan karena penipisan lapisan saluran pencernaan hingga masalah aliran darah.






