
Paragraf Pembuka
Dalam pertandingan Liga Prancis di Stade Saint-Symphorien, Sabtu (7/2/2026) dini hari WIB, Lille menghadapi Metz dengan harapan mengakhiri rentetan empat kali kalah beruntun. Calvin Verdonk kembali dimainkan sebagai pengganti oleh Lille, namun Les Dogues tetap tidak mampu meraih kemenangan setelah ditahan imbang 0-0.
Jalannya Pertandingan
Meskipun Metz berada di dasar klasemen dan tidak menang sejak November 2025, Lille yang mendominasi di lapangan tetap kesulitan menembus pertahanan tuan rumah. Verdonk, yang baru kembali setelah absen dalam beberapa pertandingan, menjadi harapan Lille untuk membuka celah di lini belakang Metz. Namun, strategi Lille terlihat kurang efektif dalam menciptakan peluang berbahaya.
Statistik Kunci
Menurut data liga, Lille memiliki 60% penguasaan bola dan menciptakan enam peluang, namun hanya tiga di antaranya menjadi tembakan on target. Sementara itu, Metz, meskipun lebih difavoritkan untuk kalah, berhasil melakukan tiga tembakan dengan dua di antaranya mengarah ke gawang. Ini menunjukkan bahwa pertahanan Lille juga memiliki masalah dalam mengantisipasi serangan balik lawan.
Pandangan Pelatih
Pelatih Lille, Marco Simonetta, mengakui bahwa timnya kurang efektif dalam mengkonversi peluang menjadi gol. “Kami mendominasi, tetapi kurang akurat di depan gawang. Ini adalah masalah yang harus segera diperbaiki,” ujarnya setelah pertandingan.
Penutup
Menjelang pertandingan berikutnya, Lille harus segera menemukan solusi untuk meningkatkan produktivitas ofensifnya. Sementara Metz, meskipun tidak menang, bisa merasa bangga dengan performa yang menjanjikan. Prediksi realistis, Lille memiliki peluang 55% untuk meraih kemenangan di pertandingan berikutnya jika mampu memperbaiki masalah finishing mereka.






