
Isu soal pandemi yang disebut-sebut “direncanakan” kembali ramai setelah beredarnya dokumen lama yang mengaitkan nama Bill Gates dan Jeffrey Epstein, termasuk penyebutan istilah simulasi pandemi. Narasi tersebut cepat menyebar di media sosial dan memicu kembali teori konspirasi terkait wabah global. Padahal, dalam dunia kesehatan masyarakat, simulasi wabah merupakan praktik lazim untuk kesiapsiagaan, sementara dokumen sensasional yang beredar tidak otomatis dapat dijadikan bukti adanya perencanaan pandemi nyata.
Lantas, apa sebenarnya yang dimaksud dengan simulasi wabah dalam dunia kesehatan?
Simulasi pandemi merupakan latihan kesiapsiagaan yang lazim dilakukan, bukan bukti perencanaan wabah nyata. Dalam dunia kesehatan masyarakat, simulasi pandemi adalah latihan kesiapsiagaan untuk menguji seberapa siap suatu negara, sistem kesehatan, atau lembaga dalam menghadapi kemungkinan terburuk jika terjadi wabah penyakit menular. Simulasi ini dilakukan dengan skenario hipotesis, misalnya munculnya virus baru yang mudah menular, lonjakan pasien secara tiba-tiba, hingga keterbatasan alat kesehatan dan tenaga medis.






