
Perjanjian START mengenai pembatasan pada persenjataan nuklir antara Amerika Serikat (AS) dan Rusia telah berakhir. Kini keduanya tak lagi terikat perjanjian nuklir.
Perjanjian nuklir AS dan Rusia berakhir 5 Februari 2026. Rusia dan Amerika Serikat bersama-sama mengendalikan lebih dari 80 persen hulu ledak nuklir dunia, tetapi perjanjian persenjataan telah melemah.






