
Sekjen PBB Antonio Guterres mendesak Amerika Serikat (AS) dan Rusia untuk segera menandatangani perjanjian nuklir terbaru. Sebab, perjanjian nuklir AS-Rusia sebentar lagi akan berakhir.
Guterres mengatakan ini adalah “momen genting bagi perdamaian dan keamanan internasional”. Perjanjian New START diketahui berakhir pada hari ini, jika perjanjian itu berakhir maka secara resmi membebaskan Moskow dan Washington dari sejumlah pembatasan pada persenjataan nuklir mereka.
“Untuk pertama kalinya dalam lebih dari setengah abad, kita menghadapi dunia tanpa batasan yang mengikat pada persenjataan nuklir strategis Federasi Rusia dan Amerika Serikat,” kata Guterres dilansir AFP , Kamis (5/2/2026).





