
Tragedi Mengerikan di NTT
Seorang anak SD berusia 10 tahun, YBR, ditemukan tewas gantung diri di Kecamatan Jerebuu, ngada, NTT. Polisi menemukan surat tulisan tangan korban yang ditujukan kepada ibu-nya, dengan gambar diri menangis. Surat tersebut ditulis dalam bahasa daerah Bajawa dan mengungkapkan kekecewaan korban terhadap ibu-nya, yang dipanggilnya sebagai pelit.
Fakta Penting
YBR, siswa kelas IV SD, menulis surat perpisahannya dengan ibu-nya sebelum melakukan tindakan tragis tersebut. Dalam surat itu, korban juga mengekspresikan perpisahan akhir dengan ibu-nya. Polisi sudah mengamankan surat tersebut sebagai bukti dan sedang menyelidiki motif pasti tindakan korban.
Dampak dan Peringatan
Tragedi ini mengejutkan masyarakat dan menarik perhatian publik. Psikolog dan ahli kesehatan mental menyerukan pentingnya memberikan perhatian lebih kepada anak-anak yang menunjukkan gejala depresi atau pemikiran bunuh diri. Informasi dalam artikel ini tidak ditujukan untuk menginspirasi siapa pun untuk melakukan tindakan serupa. Bila Anda merasakan gejala depresi, segera konsultasikan dengan psikolog, psikiater, atau klinik kesehatan mental.
Penutup
Tragedi YBR menjadi pengingat penting untuk memperhatikan kesehatan mental anak-anak. Dengan kasus ini, masyarakat diharapkan lebih peka terhadap perubahan emosional anak-anak dan segera memberikan bantuan yang diperlukan.






