
Kronologi Tragis di Jaktim
AAS (36) dan HJ (53), dua pria yang dulu akrab, terlibat dalam insiden brutal di Jakarta Timur. AAS didakwa menganiaya HJ hingga tewas karena emosi meledak dari urusan sabu. Polisi mengungkap bahwa AAS merasa tidak adil karena mendapat jumlah sabu lebih sedikit meski ikut patungan.
Fakta Penting yang Mengejutkan
Kesalahan pemahaman saat menggunakan sabu menjadi titik awal pertengkaran fatal ini. AAS merasa dirugikan karena hasil patungannya tidak sesuai harapan. Menurut Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Alfian Nurrizal, kedua pelaku hanya pengguna biasa yang tidak sengaja terlibat dalam kekerasan akibat bahan narkotika.
Dampak Sosial yang Luas
Insiden ini menunjukkan betapa bahayanya narkoba dalam mempengaruhi emosi dan perilaku manusia. Polisi menekankan pentingnya masyarakat untuk waspada terhadap risiko penggunaan narkoba, yang bisa merugikan diri sendiri dan orang lain.
Penutup
Tragedi ini menjadi pelajaran bahwa narkoba tidak hanya merusak diri sendiri, tetapi juga dapat merenggut nyawa orang terdekat. Dengan penegakan hukum yang ketat dan edukasi yang lebih baik, diharapkan kasus serupa bisa dicegah di masa depan.




