
Penelitian yang dipublikasikan di PubMed Central menemukan bahwa menghirup polutan udara umum dalam jangka panjang, termasuk benzena, ozon, partikel debu, dan nitrogen oksida, dapat meningkatkan risiko kanker otak ganas dan meningioma. Laki-laki, lebih berisiko mengalami kondisi ini daripada perempuan.
Dikutip dari Times of India, para ilmuwan mengumpulkan data dari lebih dari 100.000 pria dan wanita yang sebagian besar tinggal di Los Angeles dan mengamati tingkat polusi selama 20 tahun. Ini sebagai riset untuk mengamati apakah polutan lebih berbahaya ke kelompok tertentu.
Investigasi tersebut mengungkapkan bahwa paparan benzena dan PM10 meningkatkan risiko kanker otak, namun hal ini hanya berlaku pada pria. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa paparan ozon berkorelasi dengan risiko meningioma pada pria. Namun, tetap diperlukan konfirmasi lebih lanjut.


