
Kementerian Pertahanan Kuwait mengatakan bahwa 67 personel militernya telah terluka sejak awal serangan pembalasan Iran atas serangan Amerika Serikat dan Iran . Ini merupakan jumlah tertinggi sejauh ini di antara militer negara-negara Teluk.
“Enam puluh tujuh personel militer Kuwait telah terluka sejak awal serangan,” kata Kolonel Saud Al-Atwan, juru bicara Kementerian Pertahanan Kuwait, dilansir kantor berita AFP , Jumat (6/3/2026).
Ia tidak menyebutkan di mana para tentara tersebut terluka.






