
Junta militer Myanmar membantah membunuh warga sipil dalam serangan udara di rumah sakit (RS) yang menewaskan setidaknya 33 orang.
Sebuah jet militer membombardir rumah sakit umum Mrauk-U di negara bagian Rakhine barat, yang berbatasan dengan Bangladesh, pada Rabu (10/12) malam lalu.
“Mereka yang tewas atau terluka bukanlah warga sipil, tetapi teroris dan pendukung mereka,” demikian ditulis dalam sebuah artikel di media junta Myanmar , Global New Light of Myanmar (GNLM), dilansir kantor berita AFP, Sabtu (13/12/2025).






